Minggu, 15 Maret 2015

MODUL 1 PENGENALAN BASIS DATA I

A. Tujuan
1.            Mahasiswa dapat memahami beberapa jenis database yang banyak digunakan dalam membangun aplikasi.
2.            Mahasiswa dapat memahami MS Access.

B. Landasan Teori
Data diperlukan dalam segala hal, baik berupa pengukuran, pencatatan, pengumpulan informasi, maupun pengambilan keputusan semuanya memerlukan data. Dengan kata lain data sangat dibutuhkan karena informasi yang ada akan memberikan arti yang sangat penting baik untuk saat ini maupun untuk akan datang. Sehingga definisi dari data adalah informasi yang mengandung arti.
Database terbentuk dari sekelompok data-data yang memiliki jenis/sifat sama. Contohnya : data mahasiswa, data dosen, dll. Demikian juga, kumpulan dari data-data mahasiswa, data-data dosen, data-data keuangan dan lainnya dapat dikumpulkan lagi menjadi kelompok besar, misalkan data-data politeknik elektronika. Bahkan dalam perkembangannya, data-data tersebut dapat berbentuk berbagai macam data, misalkan dapat berupa program, lembaran-lembaran untuk entry (memasukkan) data, laporan-laporan. Kesemuanya itu dapat dikumpulkan menjadi satu yang disebut dengan database. Untuk menyimpan informasi yang ada dalam Database diperlukan table. Salah satu contoh bentuk table adalah sebagai berikut :
Jadi Database secara mudah dapat digambarkan sebagai kumpulan daritabel-tabel yang saling berelasi dan membentuk suatu tujuan tertentu. Contoh : Database Akademik, Database Perusahaan, dll.
Berikut ini terminology atau istilah yang dipergunakan dalam Database :
·         Database: Sekumpulan data yang saling berhubungan untuk mencapaisuatu tujuan.
·         Data: fakta-fakta yang dapat disimpan dan mempunyai arti tertentu.
·         Tabel : Tempat untuk menyimpan data, tabel terdiri dari field dan record
·         Field : disebut juga dengan kolom, yaitu bagian tabel tempat menyimpansebuah item data.
·         Record : disebut juga dengan baris, yaitu satu bagian informasi yangdisimpan dalam tabel, misal data seorang mahasiswa akan disimpan dalamsatu record yang terdiri dari beberapa kolom/field.
Microsoft Access
DBMS adalah sebuah program yang memiliki fasilitas penyimpanan dan pemanggilan struktur informasi pada sistem komputer. Microsoft Access adalah salah satu dari Relasional Database Management System (DBMS). Database pada Access lebih dari sekedar data. Selain tabel, sebuah file database Access juga berisi bermacam-macam obyek database yang lain diantaranya:
·         queri untuk mengorganisasi data,
·         forms untuk berinteraksi dengan data pada layar,
·         reports untuk mencetak hasil,
·         macros & program Visual Basic untuk memperluas fungsionalitas aplikasi database.

C. Alat dan Bahan
1.      Komputer dengan sistem operasi Windows
2.      Program aplikasi MS Office 2007
3.      Modul Praktikum Sistem Basis Data
D. Langkah-langkah Praktikum
Percobaan 1:
1.      Buka MS Access
2.      Simpan File dengan nama Akademik
3.      Buatlah tabel dengan nama Mhs dan field-field baru dengan tipe data dan ukuran seperti berikut.
NIM : text(10)
NAMA : text(30)
TEMPAT_LAHIR : text(20)
TANGGAL_LAHIR : Date/Time
ALAMAT : text(50)
TELEPHON : Number(Integer)

4.      Isilah tabel Mhs minimal 10 baris (rekord) dari data teman-teman anda.
5.      Buatlah Form untuk tabel Mhs.




6.      Isi beberapa baris lagi tabel Mhs dengan menggunakan form.



Lalu save atau ctrl+s
Dan cek pada table dengan merefresh.


Percobaan 2 :
1. Buatlah tabel baru dalam database Akademik dengan nama Matkul dan field-field sebagai berikut:
 KODE : text(10)
 MATKUL : text(40)
 SKS : Nambel(Integer)
 SEMESTER : Namber(Integer)

2. Isilah tabel Matkul minimal matakuliah yang anda ambil pada semester ini.
3. Buat form untuk tabel Matkul

4.      Isi beberapa baris lagi tabel Mhs dengan menggunakan form.
Save dan cek pada tabel

E. Analisa
Setelah saya mengerjakan praktikum basis data modul 1 tentang pengenalan Basis data saya mengerti akan pembuatan data base menggunakan Microsoft Acces. Dari mulai pembuatan data base hingga pembuatan tabel dengan atribut-atributnya. Terdapat juga tipe-tipe data seperti number,text,memo,date/time dll. Pada text maksimum panjangnya yaitu 255. Sedangkan pada number terdapat interger yang terbatas ataupun long interger yang lebih panjang maximum digitnya. Selain itu juga ada primary key untuk data yang mempunyai sifat unique atau tidak ada data yang sama.
Selain tabel, juga ada yang bisa menampilkan data yang telah diinputkan dalam tabel. Dan juga digunakan untuk menginputkan data yang nantinya juga dapat ditampilkan pada tabel. Form biasanya ditampilkan lebih menarik dan tiap form pada umumnya diperuntukkan satu record.

F.Tugas
1. Jelaskan mengapa dibutuhkan data!
Data diperlukan dalam segala hal, baik berupa pengukuran, pencatatan, pengumpulan informasi, maupun dalam pengambilan keputusan. Data sangat dibutuhkan karena informasi yang ada akan memberikan arti yang sangat penting dan diperlukan baik untuk saat ini maupun untuk akan datang. Sehingga definisi dari data adalah informasi yang mengandung arti.

2. Jelaskan manfaat database dan contohnya!
Keuntungan Database
Adapun keuntungan database terhadap sistem pemrosesan adalah:
1)      Kemubajiran data terkurangi.
2)      Integritas data dapat selalu terjaga.
3)      Berbagai data dapat selalu dilakukan oleh setiap user.
4)      Penggunaan data lebih mudah.
5)      Konsistensi data dapat selalu terjaga.
 Manfaat Database
Adapun manfaat database adalah:
a)      Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
b)      Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.
c)      Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).
d)     Menghindari terjadinya inkonsistensi data.
e)      Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.
f)       Menyusun format yang standar dari sebuah data.
g)      Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).
h)      Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
i)        Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya.
3. Untuk menentukan jenis database yang digunakan, apa yang menjadi acuan dalam pemilihan database tersebut?
yang menjadi acuan dalam pemilihan database adalah sebagai berikut.
a)      Pendeskripsian kebutuhan informasi dan data
b)      Spesifikasi data
c)      Pemrosesan yang diperlukan oleh data
d)     Pertimbangan keamanan
e)      Kecocokan dengan tipe aplikasi
f)       Bahasa query
g)      Biaya tak langsung terhadap pemrosesan
4.    Jelaskan istilah atau terminology yang digunakan dalam Database (database,table, field, record)
Database: Sekumpulan data yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan.
Tabel: Merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record.
Field (kolom): Merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data.
Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel:
a)      Harus Unik atau Spesifik
b)      Boleh disingkat
c)      Pemisah sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang "_"
Contoh: Kode Barang menjadi KdBarang, KodeBrg, Kd_Brg, Kd_Barang.
Record (baris): Sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu, misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom / field.
5.    Bandingkan perbedaan pengolahan data secara manual dengan mengunakan system database.
pengolahan data secara manual segala bentuk pengolahan juga dilakukan secara manual (disusun, dihitung atau dibuat laporannya secara manual). Cara ini tentu saja membutuhkan ekstra tenaga dan waktu. Dan lebih sering lagi, diperlukan pengumpulan data-data yang sejenis secara berkali-kali dan dilakukan juga pengolahan dan pembuatan laporan secara berkali-kali pula. Sedangkan pengolahan data pada sistem database lebih praktis, dapat meminimalkan duplikasi data, integritas data tinggi, keamanan lebih terjamin, dan sharing data lebih mudah.
6.    Mengapa dibutuhkan DBMS?
Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah  bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit.

Pada tabel Mhs, ada 6 field yaitu: NIM, NAMA, TEMPAT_LAHIR, TANGGAL_LAHIR, ALAMAT, TELEPON. Masing-masing field diatur sesuai tipe data yang dibutuhkan, pada field NIM diatur tipe data text, berarti pada record dapat diisikan data berupa teks huruf, angka, dan simbol-simbol lain. Ukuran tipe data pada field NIM diatur sepanjang 10, artinya digit maksimum yang dapat dimasukkan ke dalam record adalah 10 digit. Jika data yang dimasukkan lebih dari 10 digit, maka digit ke-11 dan berikutnya tidak akan terbaca. Untuk pengaturan maksimum defaultnya sendiri adalah sepanjang 255 digit. Kemudian pada field NAMA, sama-sama diatur tipe data text, namun panjang ukurannya berbeda, yaitu 30, artinya kita dapat memasukkan digit maksimum ke dalam record yaitu sepanjang 30 digit, melebihi 30 data ke-31 dan seterusnya tidak akan terbaca. Pada filed TANGGAL_LAHIR diatur tipe date/time yang berarti pada record dapat diisikan data berupa angka dan simbol.


Jumat, 27 Februari 2015

Perangkat Lunak dan Rekayasa Perangkat Lunak



1.      Pengertian Perangkat lunak atau software
Secara umum, perangkat lunak adalah kumpulan program komputer dengan fungsi tertentu. Menurut Pressman, 1997, perangkat lunak adalah instruksi (program komputer) yang bila dieksekusi dapat menjalankan fungsi tertentu, struktur data yang dapat membuat program memanipulasi informasi, dokumen yang menjelaskan program. Sedangkan menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), perangkat lunak adalah program komputer, prosedur, aturan dan dokumentasi yang berkaitan serta data, yang bertalian dengan operasi suatu sistem komputer.
 
2.      Jenis-jenis Software atau Perangkat Lunak
Software atau perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software, shareware, adware) .
a.       Software berbayar
Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop, dan lain-lain.
b.      Freeware
 Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan  penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan selanjutnya. Freeware juga idefinisikan sebagai program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL (Free Software).
c.       Free Software
 Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas. Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau Adware. Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan independen dari lisensi  perangkat lunak mana mereka berasal. Perbedaan yang nyata antara Free Software dan Freeware. Konflik muncul dalam arti kata free dalam bahasa Inggris, yang berarti keduanya bebas dan gratis. Oleh karena itu, dan seperti yang disebutkan sebelumnya, Free Software tidak perlu bebas, sama seperti Freeware tidak harus gratis.
d.      Shareware
Shareware juga bebas tetapi lebih dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari).

Sedangkan berdasarkan kegunaannya, software komputer terbagi dalam 4 (empat) jenis: Software System (Sistem Operasi), Sofware Bahasa (Bahasa Pemrograman), Software Application (Program Apliaksi) dan Software Utility (Program Bantu).
a.     Software System (Sistem Operasi)
Merupakan sebuah program yang berfungsi untuk mengolah segala proses dan mengorganisasikan semua komponen yang terdapat di dalam komputer. Contoh : Microsoft Windows, UNIX, LINUX, Macintosh

b.    Software Bahasa (Bahasa Pemrograman)
Merupakan suatu bahasa pemrograman yang terdapat dalam bentuk assembler compiler ataupun interpreter. Berikut ini contoh-contoh dari bahasa pemrograman : HTML, PHP, ASP, Delphi, Bahasa C, Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai Visual Basic), Pascal, JAVA, C++, PERL.

c.     Software Application (Program Aplikasi)
Merupakan suatu program yang ditulis dengan bahasa pemrograman tertentu untuk diterapkan pada bidang tertentu. Contoh program aplikasi yang sering digunakan yaitu:
 - Office
·      Microsoft Word
·      Microsoft Excel
·      Microsoft Front Page
·      Microsoft Power Point
·      Microsoft Outlook
- Adobe Photoshop
- Adobe Dreamweaver
- Adobe Flash
- Adobe Acrobat
- WinRAR
- Google Chrome
- Mozilla Firefox
- CorelDraw

d.   Software Utility (Program Bantu)
Merupakan suatu program yang befungsi untuk membantu sistem operasi meningkatkan kinerja komputer. Berikut contoh-contoh dari program bantu :
a. Antivirus (AVG, AVIRA, AVAST, KASPERSKY)
b. Pembagi partisi (FDISK, Partition Magic)
c. Peringkas file (WinRAR, WinZIP,dll).

Sedangkan berdasarkan fungsinya, software komputer terbagi dalam:
1. Perangkat lunak Sistem
        Perangkat lunak yang kegunaannya lebih banyak ditujukan untuk operasional komputer :
·   Sistem operasi (Windows, linux, MacOS,dll) 
·   Penerjemah bahasa pemrograman (compiler/interpreter). (C, Java, C++, C# compiler dll)

2. Perangkat lunak Aplikasi
Perangkat lunak yang kegunaannya lebih banyak ditujukan untuk membantu menyelesaikan masalalah-masalah yang dihadapi oleh pemakai.
·   Program paket yang sudah jadi (word, exel, photoshop dll)
-   Program aplikasi buatan sendiri
Sedangkan berdasarkan aplikasinya, software komputer terbagi dalam:
1. Perangkat Lunak Sistem (Sistem Software)
Sekumpulan program yang ditulis untuk kepentingan program lain
contoh : editor, driver dan lain-lain

2. Perangkat Lunak Waktu Nyata (Real Time Software)
Suatu perangkat lunak yang berfungsi mengendalikan, memonitor atau menganalisis kejadian (event) yang terjadi pada keadaan nyata (seketika).

3. Perangkat Lunak Bisnis (Business Software)
Perangkat lunak yang memberikan fasilitas operasi untuk bisnis atau fasilitas pengambilan keputusan manajemen.
contoh : sistem akuntansi, inventory, payroll dan lain-lain.

4. Perangat Lunak Rekayasa dan Sains (Engineering and Scientific Software)
Perangkat lunak yang digunakan di dalam bidang aplikasi teknik dan kerekayasaan. Perangkat lunak jenis ini biasanya berhubungan dengan komputasi data numerik, CAD (Computer Aided Design), simulasi sistem, dan lain-lain. 
contoh : AutoCAD

5. Embedded Perangkat lunak yang ditanam pada suatu chip (EEPROM).
Perangkat lunak ini terintegrasi dengan perangkat keras dan berfungsi mengatur kinerja dari perangkat keras tersebut.
contoh : microwave oven, telpon genggam, pengaturan avionik pesawat udara, dan lain-lain.

6. Perangkat Lunak Komputer Pribadi (Personal Computer Software)
Banyak digunakan pada aplikasi yang bersifat perorangan
contoh : pengolah kata, spreadsheet, game, DBMS dan lain-lain.

7. Perangkat Lunak Intelegensia Buatan (Artificial Intelligent Software)
Dibuat dengan menggunakan teknik algoritma non-numerik untuk memecahkan masalah yang kompleks, digunakan dalam bidang aplikasi kecerdasan buatan
contoh : game, expert sistem, neural network, dan lain-lain


3.      Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa Perangkat Lunak adalah pengubahan perangkat lunak untuk pengembangan sehingga tercipta perangkat lunak yang lebih efektif dan lebih efisien, Kriteria untuk merekayasa perangkat lunak :
1.  Dapat dirawat dan dipelihara
Yaitu dengan adanya rekayasa perangkat lunak maka software yang kita punya akan akan dapat lebih tahan lama di gunakan dan lebih efektif
2.  Dapat mengikuti perkembangan teknologi dari masa ke masa
Yaitu dengan adanya rekayasa perangkat lunak maka software yang kita miliki dapat tetap suport atau dapat tetap di gunakan walapun dengan piranti yang lebih canggih, karena seiring berjalannya waktu maka perkembangan teknologi akan selalu lebih canggih lagi, jika kalau tidak ada rekayasa perangkat lunak maka software yang kita miliki akan tidak bisa di gunakan lagi karena sudah ketinggalan zaman
3.    Dapat mengikuti keinginan pengguna
Dengan adanya rekayasa perangkat lunak maka si pengguna dapat merubah rubah software yang ia gunakan untuk mendukung kerjanya ,,karena keinginan pengguna yang semakin kompleks maka sangat berpengaruh sekali adanya rekayasa perangkat lunak

4.    Efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunanya
Dengan adanya rekayasa perangkat lunak maka akan menghasilkan software yang semakin bermutu yaitu dapat meminimalis penggunaan energi sehingga akan lebih efisien

5.    Dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan
Dengan adanya rekayasa perangkat lunak maka semua kebutuhan dan keinginan si pengguna akan dapat di penuhi,,,karena software yang mereka inginkan akan dapat di perbaharui sesuai keinginan dan kebutuhan si pengguna

Mengapa Rekayasa Perangkat Lunak ?
Adanya  krisis  perangkat  lunak  (NATO conference, 1968) :
•  Perangkat lunak lebih banyak menyebabkan masalah daripada menyelesaikannya.
•  Peningkatan ukuran perangkat lunak tanpa pengorganisasian.
•  Perbaikan suatu kesalahan menyebabkan timbulnya kesalahan lainnya.
•  Tidak ada kendali pemeliharaan.

Masalah-masalah perangkat lunak :
•  Perangkat lunak telah diselesaikan dan diserahkan (delivered) tetapi tidak pernah
digunakan (47%).
•  Pemakai (user) sudah membayar untuk perangkat lunak tetapi tidak pernah jadi dan
diserahkan (29,7%).
•  Perangkat lunak digunakan setelah dilakukan modifikasi (3%).
•  Perangkat lunak digunakan sebagaimana mestinya (2%).

Selain itu faktor pendukung kehadiran rekayasa perangkat lunak adalah :
•  Ketidak mampuan untuk memprediksi waktu, usaha dan biaya pada pengembangan
perangkat lunak.
•  Kualitas perangkat lunak yang kurang baik.
•  Perubahan perbandingan (rasio) harga perangkat keras dan perangkat lunak.
•  Kemajuan teknologi perangkat keras.
•  Kemajuan teknik perangkat lunak.
•  Kebutuhan yang meningkat terhadap perangkat lunak.
•  Kebutuhan akan perangkat lunak yang lebih besar dan kompleks.

Proses Pengembangan Perangkat Lunak
Proses pengembangan perangkat lunak adalah suatu proses dimana kebutuhan pemakai diterjemahkan menjadi produk perangkat lunak. Proses ini mencakup aktivitas penerjemahan kebutuhan pemakai menjadi kebutuhan perangkat lunak, transformasi kebutuhan perangkat lunak menjadi desain, penerapan desain menjadi kode program, uji coba kode program, dan instalasi serta pemeriksaan kebenaran perangkat lunak untuk operasional (IEEE. 1990).
Berdasarkan pengertian tersebut, secara umum dapat dikatakan bahwa proses pengembangan perangkat lunak mengikuti tahap-tahap :
1. Menentukan APA yang harus dikerjakan oleh perangkat lunak dalam satu rentang   
    waktu tertentu.
2. Mendefinisikan BAGAIMANA perangkat lunak dibuat, mencakup arsitektur 
    perangkat lunaknya, antar muka internal, algoritma, dan sebagainya.
3. Penerapan (penulisan program) dan pengujian unit-unit program.
4. Integrasi dan pengujian modul-modul program.
5. Validasi perangkat lunak secara keseluruhan (pengujian sistem).

Siklus Pengembangan Perangkat Lunak
Siklus pengembangan perangkat lunak atau sering disebut  juga  dengan siklus hidup
perangkat lunak adalah (IEEE,1987) :
•  Periode waktu yang diawali dengan  keputusan untuk mengembangkan produk
perangkat lunak dan berakhir setelah perangkat lunak diserahkan. Umumnya siklus
pengembangan ini terdiri dari tahap analisis kebutuhan, perancangan, penerapan,
pengujian, dan instalasi serta pemeriksaan.
•  Periode waktu yang diawali dengan  keputusan untuk mengembangkan produk
perangkat lunak dan berakhir saat produk tidak dapat ditingkatkan lebih jauh lagi
oleh pengembang.





SUMBER :